Berdasarkan data yang ada di Kota Cirebon, bahwa terdapat 1 (satu) Akademi Kebidanan (Akbid) yang memiliki daya tampung 40 mahasiswa dari 800 calon mahasiswa jalur umum/kelas reguler (data Akbid Cirebon: 2014) dan 1 (satu) sekolah tinggi program Akbid yang bukan dalam pembinaan dari Depkes dan Pusdiknakes mempunyai daya tampung 80 mahasiswa. Data ini menunjukkan respon positif masyarakat terhadap Akbid sangat besar, hal ini dimungkinkan karena program Akbid menciptakan lapangan kerja sendiri tanpa menggantungkan diri pada pemerintah melalui penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Tahun 2010 Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon telah terakreditasi B oleh PUSDIKLATNAKES dan BAN-PT. kemudian pada tahun 2015 telah terakreditasi B kembali oleh LAMPT-Kes. Pada Tahun 2017 Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Cirebon sesuai dengan SK KEMENRISTEKDIKTI NO:563/KPT/I/2017 dengan tambahan 1 Program Studi yaitu Program Studi S1 Farmasi. Sekarang Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon berubah nama menjadi Program Studi Diploma III Kebidanan.